Pendidikan Islam

Diikuti Sarjana 23 Negara, AICIS 2018 Sarana Tebarkan Moderasi Beragama

Suasana saat diskusi pada AICIS XVIII di IAIN Palu (foto: Indah)

Jakarta (ikhlasberamalnews.com) — Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) tahun 2018 sudah selesai di IAIN Palu. Forum kajian keislaman yang digagas Ditjen Pendidikan Islam sejak 18 tahun silam, ini menjadi sarana berbagi gagasan para sarjana keislaman dari berbagai negara.

Pada AICIS XVIII ini, tercatat ada utusan dari 23 negara yang hadir. Wakil Rektor I IAIN Palu Abidin menilai, AICIS 2018 menjadi sarana mengenalkan moderasi beragama di Indonesia kepada dunia luar.

“Kita ingin mengatakan kepada 23 Negara bahwa Islam di Indonesia itu terbuka dan mau duduk bersama termasuk terbuka mengundang dialog tentang banyak hal,” kata Abidin kepada Humas, Jum’at (21/09).

Menurut Abidin, para peserta mancanegara yang hadir dalam AICIS XVIII di IAIN Palu ini bisa melihat langsung kehidupan beragama di Indonesia. Mereka diharapkan akan bercerita pada masyarakat bangsanya tentang moderasi yang berkembang di Indonesia.

“Masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam dan umatnya yang Islami, sifat dasarnya adalah mengayomi, toleransi, dan tidak ekstrim,” kata Abidin.

Dengan bertemunya para ilmuan dalam negeri dan manca negara, dikatakan Abidin, akan menjadi ajang berharga untuk dialog dan pertukaran ilmu pengetahuan.

“Islam dan umatnya yang Islami tidak hanya cerdas dalam  ucapan, tapi punya ilmu dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari yang merahmati,” kata Abidin.

Berita terkait : The 18th AICIS Hasilkan Lima Rekomendasi tentang Studi Islam dan Deradikalisasi

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment


smallseotools.com

Subscribe via Email

Enter your email address here..

eMail Admin:

Archives

%d bloggers like this: