kemenag Pendidikan Islam

Menag Dukung IAIN Purwokerto Bangun Pusat Kajian Penginyongan

Purwokerto (ikhlasberamalnews) — IAIN Purwokerto membangun pusat pengkajian penginyongan. Langkah ini didukung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

“Saya sangat mendukung IAIN Purwokerto mempunyai pusat pengkajian Penginyongan. Tidak perlu saling menyalahkan dengan budaya lain. Karena mereka punya faktor sejarahnya sendiri. Apapun hasil kajiannya bahwa keragaman harus dimaknai sebagai khazanah kekayaan kita,” kata Menag saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional, Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Budaya Penginyongan, di IAIN Purwokerto, Jumat (12/07).

Menag Lukman memandang, budaya penginyongan ini sangat strategis. Budaya penginyongan dinilai jauh lebih egaliter, dan tidak memandang strata. Penginyongan juga lebih toleran melihat keragaman.

Narasumber lainnya, Sastrawan Ahmad Tohari menjelaskan, inyong itu dapat berarti kosong, tidak ada apa-apanya. Penginyongan itu merujuk pada sikap orang-orang yang tidak ada apa-apanya. Keawaman, bukan elit. Pengakuan atau sifat egaliter, alami tanpa kasta.

“Di Banyumas dan sekitarnya sudah lama lahir Islam yang berpenginyongan, Islam yang moderat, Islam yang berorientasi keummatan,” kata KH Ahmad Tohari.

Usai acara Seminar Nasional, Menag Lukman dan seluruh rombongan beserta civitas akademika IAIN Purwokerto meresmikan pojok kajian Penginyongan IAIN Purwokerto.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: