Hindu kemenag

Memanah Bungai Teratai, Menag Buka Jampanas V Di Bali

Denpasar (ikhlasberamalnews) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Jambore Pasraman Nasional (Jampanas) ke V di Bali. Seremonial pembukaan berbeda dari biasanya, bukan dengan memukul gong atau menekan tombol sirine, tapi dengan memanah ke arah bunga teratai di antara para penari.

“Saraya senantiasa memohon keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa, Jampanas ke V yang dilaksanakan di Bali secara resmi dibuka. Selamat kepada peserta Jambore. Jaga kesehatan, agar bisa mengikuti semua kegiatan yang ada, sehingga kita mendapatkan ilmu yang lebih dalam sehingga lebih bijak dalam menjalani kehidupan di masyarakat,” kata Menag Lukman di Bali, Rabu (03/07).

 

Selain memanah, sambutan kehadiran Menag Lukman dalam pembukaan Jampanas ke V ini juga dikemas berbeda. Kedatangan Menag disambut penari kera (monyet) yang menggandengnya hingga tempat duduk yang sudah disediakan.

Sorak dan tepuk tangan peserta jambore bergema. Mereka merupakan siswa siswi tingkat SD, SMP dan SMA agama Hindu perwakilan se Indonesia ini. Ribuan siswa ini berkumpul di Bali untuk mengikuti beberapa lomba dalam kegiatan Pasraman Nasional ke V. Mereka akan memperebutkan piala bergilir dari Ditjen Bimas Hindu.

 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan rasa syukur bisa hadir di Bali dalam rangka Pasraman ke V. Bagi Menag Lukman, Jambore Pasraman ini adalah sebuah wahana, tempat bagi semua menempa, mendidik para generasi muda khususnya kalangan umat Hindu, agar bisa lebih memahmi dan menghayati esensi Agama. Dan pada akhirnya agar mampu mengimplementasikannya dalam keseharian.

“Apresiasi dan terima kasih saya khususnya kepada jajaran pemerintah Bali yang menjadi tuan rumah dan semua pihak yang telah memberikan sumbangsih dalam kelancaran acara ini,” kata Menag.

Dijelaskan Menag Lukman, saat itu masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tepatnya pada bulan Juni tahun 2014 dirinya mendapatkan amanah menjadi Menteri Agama selama 4 bulan, dalam benaknya, apa yang bisa dilakukan selama 4 bulan? Saat itulah Menag Lukman membuat terobosan untuk memprioritaskan umat beragama di Indonesia yang butuh perhatian. Salah satunya adalah lembaga pendidikan di kalangan umat Hindu.

“Saya bersama Ditjen Bimas Hindu dan sejumlah tokoh dan kalangan, berupaya agar lebih bisa memberikan landasan yuridis dalam mengembangkan Pasraman, lalu terbitlah PMA nomor 56 yang lahir di bulan Desember 2014. Ini menjadi landasan dalam menjaga Pasraman dan bisa dikembangkan,” kata Menag.

“Jambore ini sesungguhnya adalah buah upaya, ikhtiar dari para pendahulu. Karenanya kita sekarang bisa merasakan buahnya sampai di masa mendatang,” tambah Menag.

Tampak hadir dalam dalam acara pembukaan Jampanas ke V ini Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widnya, Ketum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT), Ketua Umum FKUB, Kakanwil Se Indonesia, dan para ketua dan lembaga Hindu.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: