kemenag

Komisi VIII Dorong Kemenag Ambil Langkah Deskresi Tangani Gempa Lombok

Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama terus menyalurkan dana Tali Asih kepada masyarakat yang terdampak gempa Lombok dari dana yang terkumpul dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag se-Indonesia. Selaku Ketua Komisi VIII DPR RI yang menjadi mitra Kemenag, Ali Taher terus memantau perkembangan yang dilakukan khususnya terkait menangani korban gempa di Lombok sejak bulan Juli lalu.

“Saya kira perlu ada langkah-langkah yang sifatnya deskresi untuk pemulihan akibat gempa Lombok,” kata Ali Taher, di Mataram, Sabtu 15/09) malam.

Dijelaskan Ali Taher, langkah deskresi itu suatu kebijakkan yang lahir karena tidak ada payung hukum yang mengaturnya tetapi diperlukan terobosan hukum untuk mencari solusi dalam penanganan yang bersifat darurat (emergency).

“Biro Hukum dan Biro Perencanaan Kementerian Agama khususunya, dan bidang-bidang terkait membicarakaan hal ini, agar guru-guru agama khususnya dapat dicarikan solusi jangka pendek misalnya dikasih nafkah 3-6 bulan,” tambah Ali Taher.

Diharapkan Ali Taher, paling tidak akhir tahun supaya mereka merasa nyaman dalam menjalani dan melaksanakan pekerjaan, tugas dan fungsinya dengan baik, karena nafkah hidup ini kebutuhan dasar.

Berita terkait : Ali Taher: Kemenag Perlu Segera Inventarisir Aset Terdampak Gempa Lombok

Menurut Ali Taher, pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di daerah terdampak gempa belum normal. Bahkan, bisa dikatakan tidak ada sama sekali kegiatan perekonomian. Jika demikian, dari mana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau tidak mendapat stimulan dari pemerintah.

“Stimulan dari pemerintah itu menjadi sangat penting, DPR mendorong semua langkah-langkah yang dilakukan terkai penanganan gempa di Lombok, selama itu tidak melanggar peraturan yang ada,” tambah Ali Taher.

Kalau tidak ada peraturan untuk menyalurkan dana APBN kepada masyarakat terdampak gempa, dijelaskan Ali Taher, bisa dicarikan jalan dengan cara deskresi. Ali Taher berharap, pejabat Kementerian Agama mengkonsultasikannya kepada para penegak hukum supaya apa-apa yang akan dilakukan bisa berjalan dengan baik.

“Yang penting pro aktif menyelesaikan masalah,” tutup Ali Taher.

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: