kemenag Pendidikan Islam

Kemenag Inventaris Persoalan Krusial Dibalik RUU Pesantren

Jakarta (ikhlasberamalnews)–Kementerian Agama kembali menggelar rapat koordinasi melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama instansi dan lembaga terkait guna membahas Rancangan Undang Undang Pesantren. FGD ini diinisiasi oleh Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag

Plt.Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama Syafrizal menyatakan pembahasan RUU Pesantren kali ini lebih mengerucut kepada Daftar Inventarisas Masalah (DIM).

Menurut Syarfrizal yang juga menjabat Kepala Biro Umum Setjen Kemenag RI ini sejumlah persoalan krusial yang dibahas dalam FGD tersebut diantaranya fungsi Pesantren sebagai lembaga pendidikan, fungsi Pesantren sebagai lembaga dakwah, fungsi Pesantren sebagai pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

“Juga dibahas Rukun Pesantren meliputi mempunyai pondok atau mahaad, mempunyai kyai, ustadz, buya dan sebutan sejenisnya, memiliki santri,” ujar Syafrizal saat membuka gelaran FGD di Jakarta, Rabu (17/07).

Baca Juga: Bahas RUU, Dua Diksi Ini Disepakati Masuk Definisi Pesantren

Ia menambahkan FGD pembahasan RUU Pesantren dihadiri staf ahli komisi VIII DPR RI, PMK, Sekneg, Kemenkumham, Kemendiknas, KemenPANRB, Kemenristek Dikti, Kemendagri, Kemenkeu, dan Badan pembinaan Bahasa.

“Selain itu pesantren juga harus memiliki mesjid/Musholla, Mendalami Kitab Kuning, Pembinaan Pesantren serta  Pendanaan Pesantren,” tuturnya.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendis A. Zayadi menyatakan dalam FGD tersebut disepakati, bahwa ada dua diksi yang harus masuk ke dalam definisi pesantren, yaitu Islam rahmatan lil alamin dan komitmen kebangsaan NKRI.

FGD RUU Pesantren ini adalah tindaklanjut dari hasil pembicaraan Panitia Kerja (Panja) DPR dan Pemerintah. Pemerintah dan DPR sepakat, pembahasan difokuskan pada RUU Pesantren saja.

Source link

About the author

Avatar

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment

Twitter

Get Free $50 from vultr

%d bloggers like this: