kemenag

Kemenag dan Pemkot Sepakat Suarakan Kedamaian di Jambi

Jambi (Kemenag) — Kementerian Agama menggelar pertemuan dengan Pemkot Jambi membahas persoalan kehidupan keagamaan paska penyegelan gereja. Ikut dalam pertemuan ini, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, dan perwakilan dari Pemkot Jambi. Walikota Jambi berhalangan hadir karena ada tugas di luar kota.

Dari pertemuan yang digelar Minggu (30/09) itu, para pihak bersepakat untuk terus menebarkan damai di Provinsi Jambi. Baik Kemenag maupun Pemkot Jambi mengimbau kepada masyarakat Jambi untuk tetap tenang menanggapi penyegelan gereja Methodist. 

Setelah mendengar detail permasalahannya dari pihak Pemkot dan mengerti kondisi masyarakat, Thomas Pentury berharap Pemkot Jambi bisa mengambil langkah yang bijaksana. “Saya harap agar jemaat gereja Methodist, HKI dan GSJA bisa tetap menjaga suasana kota Jambi. Jemaat juga agar tetap berdoa agar hikmat Tuhan terus mengalir untuk semua pemimpin, serta selalu berefleksi terhadap semua kejadian, apa maksud Tuhan terhadap semuanya,” kata Thomas Pentury. 

Kepada jemaat, Thomas Pentury juga berpesan agar tetap beribadah sebagaimana mestinya, serta mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jambi yang telah menyediakan tenda disekitar gereja yang disegel sebagai tempat ibadah. Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah akan memberi jalan terbaik terkait kasus ini. 

“Saya akan melaporkan kepada Menteri Agama, kejadian di Jambi ini, untuk sementara bisa ditangani baik oleh Pemkot dan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, sambil menunggu kebijakan walikota setelah kembali dari luar kota. Selain itu, harapan besar ada langkah terbaik, demi ketenteraman bangsa,” kata Thomas Pentury. 

Kakanwil Kemenag Jambi Muhammad mengimbau agar masyarakat Jambi dapat memberikan ketenangan terhadap kejadian ini. Jambi selama ini dikenal kota yang damai, aman dan tenteram. Untuk itu, Muhammad berharap masyarakat dapat memberikan ketenangan dalam segala hal. 

“Jangan mudah terpancing dengan isu-isu dan tindakan yang mudah memecahbelah umat,” kata Muhammad. 

Terkait penyegelan Gereja Methodist, Muhammad meyakini peran pemerintah pusat setelah datangnya Dirjen Bimas Kristen, memberi hawa segar untuk jalan terbaik bagi semua umat di Jambi. 

Perwakilan Kesbangpol Jambi, Lipan Pasaribu menyampaikan, pemerintah Kota Jambi juga memberikan fasilitas beribadah bagi jemaat Gereja Methodist berupa tenda di halaman depan bangunan gereja. “Pemkot mendirikan tenda untuk tempat beribadah kepada jemaat gereja, semoga menjadi ruang ibadah sementara,” kata Lipan Pasaribu. 

Lipan Pasaribu berharap, sinergitas pemerintah pusat dan daerah terus berjalan demi memberikan yang terbaik bagi umat, demi tercapainya kehidupan yang rukun dan damai di bumi Lancang Kuning.

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: