kemenag

Delegasi Tokoh Islam Guangdong dan Asosiasi Islam Cina Berkunjung ke Kemenag

Jakarta (Kemenag)—Delegasi tokoh agama Islam bersama Komisi Etnis dan Agama provinsi Guangdong, Tiongkok berkunjung ke Kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/09).

Delegasi tokoh agama Islam dan Komisi Etnis dan Agama tersebut di antaranya Wakil Presiden Asosiasi Islam China yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Islam Guangdong, Wang Wenjie, Wakil Presiden Asosiasi Islam Provinsi Guangdong, Chen Yanhua, Wakil Sekretaris Asosiasi Islam Guangdong, Tuxunguli, Wang Yuxia, Zhang Quanhui dan Zhang Chaofa.

Mereka disambut Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, Aliefosra Nur, Kasubid Lembaga Kerukunan Umat Beragama, Lilis Suryani, perwakilan Kemlu dan jajaran PKUB lainnya. Pertemuan bersama delagasi Guangdong berlangsung di lantai dua ruang kerja Sekjen Kemenag.

Dalam pertemuan dengan pejabat PKUB Kemenag, Wakil Presiden Asosiasi Islam China yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Islam Guangdong, Wang Wenjie, memuji pembangunan yang ada di Indonesia, seperti pembangunan inflrastruktur dan pembangunan lainnya.

“Kami menilai pembangunan infrastruktur tersebut tidak mengurangi pembangunan non-fisik di Indonesia, seperti pembangunan kualitas hidup umat beragama,” kata Wang Wenjie.

Menurut Wang Wenjie, Cina perlu untuk belajar dari Indonesia terkait pembangunan kualitas hidup umat bergama. Ia juga menyatakan  Islam tertua di Cina dapat ditemukan di Guangzhou, ibu kota dari Provinsi Guangdong. 

“Islam di Guangzhou sudah hadir sejak Dinasti Tang akhir abad ke-7. Atas dasar fakta inilah, Presiden ke-3 Indonesia, Bapak Habibie, secara khusus pernah mengunjungi kota ini. Di Guangdong sendiri hari ini telah berdiri 7 masjid dengan jumlah umat Islam sebanyak 48 ribu jiwa,” ujarnya.

Kepada Aliefosra Nur dan pejabat PKUB, delegasi Guangdong mengajak para pemangku pemerintahan dan stakeholder di Indonesia untuk kembali mengunjungi Cina untuk bertukar pengalaman pengelolaan keberagamaan di sana. Mereka akan sangat senang jika Presiden Indonesia dan para delegasi dari Kementerian kembali berkenan berkunjung ke Guangdong.
   
Kunjungan delegasi ini terkait misi untuk berbagi informasi mengenai Islam sebagai agama mayoritas dan relasinya dengan kehidupan beragama di Indonesia. Kunjungan delegasi Guangdong akan berlangsung hingga Sabtu (29/09).

Delegasi Guangdong dijadwalkan akan bertemu dengan beberapa organisasi Islam di Indonesia diantaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, BAZNAS dan MUI. Mereka juga berkunjung ke masjid bersejarah di Indonesia, diantaranya adalah Masjid Lautze di Sawah Besar dan Masjid Istiqlal sebagai gambaran mengenai akulturasi agama Islam dalam budaya Indonesia.

Konsulat Jenderal RI di Guangzhou secara resmi diumumkan pembukaannya pada tanggal 12 Desember 2002. Wilayah kerja KJRI Guangzhou mencakup 4 (empat) Propinsi yaitu: Guangdong, Fujian, Hainan dan Guangxi.

Guangdong merupakan provinsi yang multi etnik dengan 53 suku bangsa dengan ibukota provinsi Guangzhou. Luas wilayahnya yang mencapai 7.434,4 km2 dan penduduknya sekitar 10 juta, Guangzhou menjadi kota pusat kegiatan politik dan ekonomi dengan tingkat kehidupan yang cukup tinggi. 

Di Guangdong terdapat 2 bangunan mesjid yaitu di kota Guangzhou yang terletak di Guang Ta lu seluas 3.800 m2 dan masjid Haupan yang terletak di Thien Tsenglu. Masjid yang terletak di Guang Ta lu dibangun pada masa dinasti Tang tahun 1343. Masjid ini memiliki menara dengan bentuk pagoda setinggi 36,3 m dan dasar menara diameternya 7,5 m. 

Makam Abu Waqas yang menyebarkan agama Islam di China terletak di Jeifang Peilu. Selain masjid juga terdapat gereja katolik Saint Tseng Tsin di Yi Delu yang juga oleh penduduk setempat disebut sebagai rumah batu karena bangunannya terbuat dari batu granit yang dibangun pada tahun 1863.

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: