kemenag

Buka 39 Layanan, Menag Minta Provinsi lain Tiru PTSP Kemenag Bali

Bali (Kemenag) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Kanwil Provinsi di seluruh Indonesia mencontoh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama Bali. Hal ini disampaikan Menag saat meresmikan PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Kamis (04/10).

Menurutnya, ada dua keistimewaan yang dimiliki PTSP Kemenag Bali dibandingkan 13 PTSP yang telah diresmikan sebelumnya. “Pertama, PTSP Bali memberikan pelayanan terbanyak, yakni 39 layanan. Melalui aplikasi yg cepat, murah, dan mudah diakses,” ujar Menag, Kamis (04/10).

Keistimewaan kedua, Kanwil Kemenag Bali adalah Kanwil Provinsi Pertama yang meluncurkan PTSP di Kanwil dan seluruh Kankemenag Kabupaten/Kota. “Untuk itu, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi seluruh ASN Kanwil Kemenag Provinsi Bali,” kata Menag.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Provinsi Bali I Nyoman Lastra melaporkan terbentuknya PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Bali merupakan wujud nyata komitmen seluruh ASN Kanwil Kemenag Bali untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

“PTSP ini dapat terwujud karena adanya kerjasama dari seluruh ASN Bali. Seluruh aplikasi yang dipersiapkan ini adalah produk original dari ASN kita. Tidak ada kita membeli aplikasi,” jelas I Nyoman Lastra.

Tak hanya di tingkat Kanwil, keberadaan PTSP juga disiapkan pada sembilan Kankemenag Kabupaten/Kota se-Bali. Yakni meliputi Kankemenag Kabupaten Klungkung, Gianyar, Bangli, Jembrana, Karangasem, Tabanan, Badung, Buleleng, serta Kota Denpasar.

I Nyoman menuturkan, terdapat 39 layanan publik yang difasilitasi oleh PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Tujuh diantaranya, dapat diselesaikan one day service. Meliputi, layanan izin pengajuan magang/PKL, legalisir dokumen, permohonan audiensi, permohonan informasi agama dan keagamaan, permohonan konsultasi, permohonan penceramah agama, serta permohonan rohaniwan dan pembacaan doa.

Sementara, 32 layanan lainnya memiliki waktu penyelesaian berbeda, sesuai dengan SOP yang ditetapkan berdasarkan peta bisnis yang telah disusun masing-masing bidang,” jelas I Nyoman Lastra.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk melengkapi layanan PTSP, Kanwil Kemenag Provinsi Bali merilis aplikasi Teknologi Pelayanan Pendidikan Agama dan Keagamaan Terpadu Satu Pintu (TAKSU). TAKSU merupakan aplikasi pelayanan yang dibuat secara mandiri oleh 15 orang pranata komputer ASN Kanwil Kemenag Provinsi Bali.

TAKSU sendiri memiliki arti berkharisma. Ia  berharap, dengan aplikasi TAKSU pada PTSP dapat meningkatkan kharisma Kanwil Kemenag Provinsi Bali. “TAKSU dalam bahasa Bali juga dapat berarti kewibawaan. Kami berharap dengan adanya pelayanan PTSP ini, dapat menambah kewibawaan Kementerian Agama,” harap I Nyoman Lastra.

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: