kemenag

Awal Oktober, Kemenag Evaluasi 10 Inovasi Haji 2018

Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama akan menyelenggarakan Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1439 H/2018 M,  pada 2 – 4 Oktober 2018, di Jakarta. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta evaluasi yang dilakukan berfokus pada dua hal.

“Pertama, dalam forum tersebut lakukan evaluasi terhadap 10 inovasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1439 H/2018 M. Kedua, merencanakan dan mempersiapkan delapan inovasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H / 2018 M,” ujar Menag saat memberikan arahan kepada jajaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), di Jakarta, Jumat (21/09).

Menag berharap evaluasi nasional yang akan dilakukan, dapat menghasilkan output konkrit  untuk memberikan solusi  serta altenatif perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji ke depan. “Saya berharap, evaluasi betul-betul dilakukan pada 10 inovasi yang telah kita lakukan. Misalnya, inovasi QR Code. Itu betul-betul dievaluasi, apakah efektif atau tidak di lapangan. Jika misalnya tidak efektif, apa langkahnya? Apa perlu dihentikan, atau dilakukan perbaikan,” tutur Menag.

Berita terkait : 10 Inovasi Penyelenggaraan Haji 1439H/2018M

Agar menghasilkan output konkrit, maka Menag meminta penunjukkan ketua sidang komisi dalam evaluasi nasional perlu memperhatikan kompetensi. “Tunjuk orang-orang yang kompeten untuk memimpin sidang tiap komisi. Cari orang yang paling menguasai perihal yang akan di evaluasi,” pesan Menag.

Sementara,  Sekretaris Ditjen PHU Muhajirin Yanis menjelaskan bahwa Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Haji 1439 H akan dihadiri oleh seluruh jajaran Ditjen PHU, Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi se-Indonesia, serta seluruh Kepala Bidang PHU pada Kanwil se-Indonesia.

Menurut Muhajirin, persiapan evaluasi nasional penyelenggaraan haji telah dilakukan sejak pelaksanaan operasional haji dimulai. “Jadi meskipun operasional penyelenggaraan ibadah baru akan ditutup pada 28 September mendatang, kita langsung bisa melakukan evaluasi secepatnya.  Ini memungkinkan kita untuk menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya lebih cepat lagi,” tutur Muhajirin.

Berita terkait : Menag Ungkap 8 Inovasi Penyelenggaraan Haji 2019

Source link

About the author

ibnews

ASN Fungsional Pranata Komputer Muda Pada Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (UKiS)

Add Comment

Click here to post a comment



smallseotools.com

%d bloggers like this: